Langsung ke konten utama

REVIEW : Sonic The Hedgehog (2020)

Film Sonic The Hedgehog adalah usaha sekian kalinya industri Hollywood membuat film dari adaptasi game dan secara mengejutkan film ini cukup membuahkan hasil yang positif meski kurang optimal di berbagai aspek


Sudah ada berbagai film diadaptasi dari game dan so far kesalahannya ada pada plot yang melupakan origin story karakter utama dalam hal ini si sonic.Plot dibuka terlalu cepat serta beberapa pacing yang buruk.Mimin gak dapet chemistry Tom dan Sonic sepanjang film, apa karena Tom orang yang baik jadi dengan santai mau membantu "alien"??Meski demikian mimin cukup puas dengan ending yang diberikan lewat berbagai aksi spektakuler,scene slow motion mirip quicksilver,dan komedi jenaka yang efektif memang patut diacungi jempol

Character Developmentnya memang buruk apalagi kehadiran Sonic yang seakan seakan mengisyaratkan semua sudah tau dan paham betul origin karakternya sehingga karakter Sonic sendiri kurang digarap dengan baik. Narasi yang suka hit dan miss terlebih chemistry antara Sonic dan Tom yang terlihat dipaksakan makin memperburuk aspek ini.Untungnya kting Jim Carrie selalu prima dan menghibur banget, tanpa doi mungkin karakter Robotnik tidak akan hidup.Antagonisnya lebih diperhatikan dengan serius malah ketimbang Sonic itu sendiri



Hal yang patut diapresiasi adalah sinematografi dan visualnya, sebagai sebuah film live action sih film ini punya visual yang cantik dan juga keren.Yang jelas film ini mempunyai visual yang mirip dengan game besutan SEGA tersebut,colorful dan mungkin visual terbaik dari sebuah film adaptasi game yang pernah saya lihat (untung karakter Sonic sudah dirework lagi wkwkwk) .Color pallette yang ngepop sekali terutama di warna biru dan merah membuat visualnya makin meriah.Bagian scoring mungkin biasa saja,tidak ada sesuatu yang spesial,

Overall film adaptasi dari game legend ini memang film mediocre kebanyakan dan kurang digarap dengan baik namun sangat menghibur dan cocok ditonton bareng keluarga lohh.Post credit scene menunjukkan sekuel untuk Sonic? So far mimin setuju aja asal digarap lebih serius namun tetap memberikan porsi humor dan aksi yang memuaskan

SCORE : 65

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Cam (2018)

Campuran antara sci-fi dengan horror thriller yang memang memiliki premi menarik serta menghadirkan kritik sosial tentang sosial media. Namun plot dan narasinya yang berantakan malah membuat penonton pada akhirnya merasa tidak puas dan kecewa dengan film satu ini Kalau boleh jujur sebetulnya plot film ini ya biasa saja,premisnya sih memang menarik dan rasanya seperti film Unfriended atau Nerve gitu. Plotnya juga berjalan dengan cukup baik lewat twist yang sudah cukup disiapkan dengan matang. Masalahnya ada di eksekusinya sih,di satu sisi film ini berusaha mengangkat drama realita kehidupan sebagai girl cam dengan konflik percintaan dan keluarga yang memang tidak pernah berjalan mulus. Namun di satu sisi juga film ini berusaha untuk bisa memberikan sajian horror thriller yang memuaskan. Jadinya yah film ini malah kacau, inkonsisten kalau bisa dibilang. Saya pribadi tidak merasakan dimana letak horrornya, saya lebih menganggap film ini sebagai film drama satire tentang realita pengguna s...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.