Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Romance

REVIEW : Phantom Thread (2017)

Phantom Thread adalah sebuah film indah sebagai ucapan perpisahan dari Daniel Day Lewis lewat sajian drama romansa yang melankolis tentang toxic masculinity dan relationship.Film drama romansa kedua dari PTA yang berani beda dan unik ketimbang film sekelasnya. Bahas soal plotnya film ini memang memiliki premis yang cukup menarik,tidak bisa dipungkiri kalau filmnya berkutat tentang toxic masculinity dan juga toxic relationship dimana seorang laki-laki yang terlalu banyak "meminta" kepada sang istri.Saya suka tipe film drama romansa yang seperti ini,gak lebay dan yang pasti cenderung lebih realistis.Melihat bagaimana dua manusia yang saling bertemu dan jatuh cinta butuh proses yang panjang dan sulit menunjukkan betapa kuatnya cinta mereka.Ceritanya juga simple kok,mudah dipahami meski sekitar 30 menit menuju akhir film ada satu keputusan yang cukup menggangu saya dan terkesan kurang masuk akal (mau dibahas tapi takut spoiler).Filmnya bukan hanya tentang "jatuh cinta" ...

REVIEW : Bucin / Whipped (2020)

Memang perlu keberanian dan kesabaran untuk menikmati film satu ini.Bucin membawa ekspektasi yang cukup tinggi karena ini debut pertama salah satu Youtuber favorit saya sebagai sutradara namun sayangnya film ini malah seperti ajang promosi para cast dan sutradaranya yang terlalu asik sampe lupa sedang membuat "film". Plot film ini memang sudah saya antisipasi sejak awal rilisnya karena scriptnya yang memang ditulis oleh Jovial langsung.Saya bukannya meremehkan tapi film sebelumnya yang ditulis oleh Jovial juga hanya sebatas konten Youtube saja dan plot film ini emang cocoknya buat jadi konten Youtube aja dengan durasi 20 menit paling lama.Plotnya yang amburadul dan hanya bisa mengambil refrensi dari film lainnya (ekhmm SAW,Targetnya Radit) pasti bakal membuat kalian jengkel sendiri karena tidak originalnya cerita film ini.Menyandang genre romance-drama saja rasanya tidak pantas karena dua elemen tadi benar benar tidak terasa sepanjang film.Hanya genre comedy saja yang pas unt...

REVIEW : Pretty Boys (2019)

Film ini merupakan debut pertama Tompi sebagai seorang sutradara dan secara mengejutkan punya kualitas yang bagus mulai dari plotnya yang bukan "pasaran" hingga visualnya yang terbilang impresif untuk debut pertama dalam membuat sebuah film Plot film ini simple loh,bahasa gaulnya sih gak neko-neko.Langsung to the point dan dengan durasinya yang terbilang pas,Tompi berhasil membuat sebuah film yang terbilang cukup solid.Paruh awal-akhir berhasil menjadi sebuah satu kesatuan dengan konflik yang jelas.Kombinasi drama-komedi yang dibawa juga efektif dan tidak berlebihan.Film ini berhasil menjadi sebuah sajian komedik yang membuat tertawa namun di satu sisi juga menjadi tamparan keras untuk industri pertelevisian dengan kritik yang dibawa.Saya suka film yang berani seperti ini,alih alih hanya sekedar komedi receh dengan mengandalkan humornya Vincent dan Desta tapi Tompi berhasil membuat film yang anti-mainstream dengan menambah unsur drama di film.Keluhan saya sih cuma di tambahan...

REVIEW : The Half of It (2020)

The Half of It membawakan cerita drama-romance yang cukup kompleks dengan sentuhan komedi jenaka yang berhasil membuat saya terhibur namun sayangnya premis film ini sudah tergolong klise dan terlalu generic di zaman sekarang ini Cerita yang dibawa memang simple,lebih ke tentang drama cinta segitiga namun dipoles dengan isu LGBT.Cerita yang simple tadi dibawakan dengan gaya romcom yang bukan hanya menghibur namun juga drama romansa yang kompleks tadi juga dibawa dengan sangat serius.Film ini banyak menggunakan puisi atau filsafat tentang cinta yang ketika film ini mulai saya pikir ini film yang serius dan berbeda dengan film drama mainstream kebanyakan namun ternyata film ini mudah dipahami meski ada masalah di narasinya yang nanti bakal saya bahas.Tema tentang LGBT ini sudah sering diangkat ke film romcom dan  film ini juga melakukan hal yang sama dan sayang sekali film ini tidak menawarkan sesuatu yang fresh selain drama cinta segitiganya.Hubungan ketiga karakter yang makin komple...

REVIEW : Palm Springs (2020)

Film romance-comedy dengan balutan scifi yang memang sudah terbilang klise namun berhasil menjadi sebuah film yang unik dan juga menghibur,Palm Springs bisa dibilang jadi saingan terdekat Groundhog Day dengan segala kemiripannya Plot film yang dibawa memang santai,mungkin tidak terlalu fokus ke genre sci-fi yang dibawa karena memang konsep time looping yang ada di film ini juga sebatas "ada" tanpa penjelasan yang pasti maupun solid.Fokus utama film ini ada pada romance comedy yang memang bekerja dengan sangat baik,terlebih di unsur comedynya yang berhasil bikin saya terhibur selama nonton film ini.Sedangkan unsur romansa yang dibawa menurut saya bisa lebih dikembangkan,lagi lagi jika melirik salinannya Groundhog Day mungkin film ini jatuhnya lebih ke drama romansa biasa jika tanpa sentuhan scifi tadi.Film seperti ini juga punya beberapa plot twist kecil yang sayang mudah tertebak,endingnya juga kayaknya terkesan ambigu ketika adegan dinosaurus di padang gurun.Apakah mereka be...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.