Langsung ke konten utama

REVIEW : Marriage Story (2019)

Disaat saya menulis ulasan ini saja film Marriage Story masih menempel di hati .Saya yang jarang suka film bertemakan drama-romance tapi memang terkadang ada film drama yang lebih menitik beratkan hubungan antar manusia yang realistis dan akhirnya harus takluk oleh film ini


Plot yang dibawakan memang sangat menarik,Noah Baumbach sudah terkenal dengan film dramanya yang bukan "ece-ece" dan selalu berbeda dengan drama lainnya.Salah satu yang paling mendekati adalah film The Squid and The Whale hanya beda prespektif saja.Sepanjang film kita bakal disuguhkan dengan sajian drama keluarga yang bukan hanya terasa sampai ulu hati tapi juga ada selingan komedi yang pas.Script yang dibawakan harus menang Original Screenplay,bagaimana film ini membawa penonton merasakan kehidupan cinta yang dekat dengan realita saja sudah membuat mimin takjub.First Act-Third Act flawless tidak ada scene yang membuat mimin bosan atau lepas pandangan dari film ini meskipun endingnya kurang greget

Karakter film ini juga sangat baik,akting Adam Driver dan Scar Jo benar benar totalitas terlebih Adam Driver yang kembali menunjukkan potensinya serta patut diperhitungkan masuk nominasi Oscar.Kedua karakter tadi diexplore habis habisan di film ini dan untungnya chemistry mereka berdua bukan hanya kuat tapi saling melengkapi.Hampir semua karakter terpakai dengan baik meskipun beberapa karakter terasa menggantung tapi secara keseluruhan sangat baik.Narasinya juga benar benar diperhatikan dengan serius,mimin berani bilang narasi dari dialog dan monolognya menandingi OUATIH-nya Quentin Tarantino


Sinematografi dan soundtracknya juga menjadi nilai plus lagi untuk film ini.Sinematografi yang unik dengan tampilan 35mm serta berbagai close up + wide shoot yang memanjakan mata tergolong bagus untuk sekelasnya.Soundtracknya mungkin yang paling menonjol.Randy Newman juga harus menang award dengan soundtrack syahdu di film ini,menyayat hati kita dengan lantunan klasik serta santai membuat setiap suasana terasa emosional


SCORE : 90

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Cam (2018)

Campuran antara sci-fi dengan horror thriller yang memang memiliki premi menarik serta menghadirkan kritik sosial tentang sosial media. Namun plot dan narasinya yang berantakan malah membuat penonton pada akhirnya merasa tidak puas dan kecewa dengan film satu ini Kalau boleh jujur sebetulnya plot film ini ya biasa saja,premisnya sih memang menarik dan rasanya seperti film Unfriended atau Nerve gitu. Plotnya juga berjalan dengan cukup baik lewat twist yang sudah cukup disiapkan dengan matang. Masalahnya ada di eksekusinya sih,di satu sisi film ini berusaha mengangkat drama realita kehidupan sebagai girl cam dengan konflik percintaan dan keluarga yang memang tidak pernah berjalan mulus. Namun di satu sisi juga film ini berusaha untuk bisa memberikan sajian horror thriller yang memuaskan. Jadinya yah film ini malah kacau, inkonsisten kalau bisa dibilang. Saya pribadi tidak merasakan dimana letak horrornya, saya lebih menganggap film ini sebagai film drama satire tentang realita pengguna s...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.