Langsung ke konten utama

REVIEW : Parasite / Gisaengchung (2019)

Aman kayaknya kalau saya bilang film ini salah satu karya terbaiknya Bong Joon-ho setelah Memories of Murder.Buat yang ngikutin 30DaysChallange saya di instagram, Bong Joon-ho adalah salah satu Sutradara favorit saya dan film ini salah satu yang saya tunggu setelah hypenya menang Palme d'Or and damn i love this movie


Plotnya kuat dan sarat akan nilai moral dan sosial.Dari awal mulai film kita disuguhkan dengan Dark Comedy yang kuat.Plotnya tidak monoton sehingga selalu berkembang dan berjalan selama film berlangsung,saya merasa puas dari awal sampai akhir film meskipun memang pembawaannya yang agak terburu buru di second actnya (perpindahan "genre" film).Filmnya juga pintar dalam bermain dengan konflik dan cerita sehinga setiap plot twist tersampaikan dengan baik dan mudah dimengerti.Gabungan Thriller,Drama,dan Comedy yang disampaikan dengan baik awalnya drama keluarga lalu disisipi bumbu thriller dan dipermanis dengan comedynya yang lucu.

Parasite memang film multi-layer yang tidak cukup sekali untuk ditonton,plotnya yang solid dengan eksekusi briliant yang dibawa BJH membuat ceritanya sulit dilupakan.Mulai dari tingkah laku para karakter yang sedikit demi sedikit menyusupi Keluarga Park serta detail kecil  penggambaran sastra masyarakat ketika orang kaya yang lugu (Keluarga Park) membuat orang miskin (Keluarga Kim) menjadi serakah dan lengah sehingga menyebabkan malapetaka dan mereka harus bertarung dengan orang kekurangan yang lain (Mun-Gwang serta suami) demi mempertahakan posisinya.


Karakternya juga kompleks,meskipun minim penjelasan antar masing masing karakter namun pembawaannya santai dan tidak rumit sehingga kita dengan mudah mengenal masing masing karakter dan wataknya.Karakternya bisa diitung dengan jari tapi semuanya dipakai secara maksimal tanpa ada yang cacat.Hal tadi juga terbantu dengan dialong narasinya,seperti halnya film Quentin Tarantino,narasi filmnya berat tapi to the point dan penuh metafora maupun nilai moral seperti kata Ki-Woo "Its so metaphorical"

Cinematography nya juga apik dan memanjakan mata,saya suka bagaimana caranya Bong Joon-Ho menampilkan perbedaan kasta di masyarakat.Aman juga kalau bilang film ini adalah salah satu film terindahnya Bong Joon-Ho..Sinematografi di film ini bukan hanya sekedar pemanis tapi menjadi visual language yang penting seperti ketika Keluarga Kim yang harus jauh jauh turun (penggambaran kasta) hanya untuk sampai rumahnya atau lewat montage buah pir yang keren dan tragis berhasil dibawakan dengan sangat elegan

Soundtrack garapan Jung Jaeil ini benar benar menakjubkan dan masih menjadi salah satu favorit saya di tahun 2019 meski tidak dilirik Award Season tapi lagu lagu melodis orchestra yang megah di film ini bekerja dengan sangat baik.Adegan menegangkan berhasil dibawa dengan apik serta opening soundtrack yang sedih-tragis-menghibur jadi sajian pelengkap yang mantap

SCORE : 90


o dialog 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Enola Holmes (2020)

Enola Holmes adalah film original Netflix ketiga yang rilis di bulan ini dan film ini memang sesuai kok dengan ekspektasi saya.Sebuah campuran atau kombinasi film Deadpool dan Sherlock Holmes yang penuh misteri dan teka-teki detektif nan asik dan juga menghibur. Plot yang dibawa mungkin bisa dibilang unik namun di satu sisi juga biasa aja.Unik karena film ini mengexplore karakter wanita dalam "dunia" Sherlock Holmes sesuatu yang belum pernah saya lihat dalam medium film.Memang sih di film ini masih ada Sherlock Holmes itu sendiri tapi film ini berfokus kepada karakter wanita,Enola Holmes yang membuat film ini punya premis menarik dan terbilang segar.Biasa saja karena yah jatuhnya ajdi seperti film film detektif atau film yang berisi karakter "Holmes" pada umumnya.Saya pribadi sekitar pertengahan film sudah bisa menebak alur film ini dan endingnnya juga tidak terlalu "wow" banget (subjektif sih ini).Saya pribadi kurang srek sama subplot di film ini yang han...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.