Langsung ke konten utama

REVIEW : Underwater (2020)

Film Thriller x Monster yang punya tema klise ini memang tidak menawarkan sesuatu yang spesial maupun berkesan tapi masih bisa menghibur dan membuat jantungan di beberapa scene di kala kegelapan laut melanda


Film ini punya plot yang sangat biasa dan punya "template" yang sudah terlalu umum, banyak film thriller - monster yang menggunakan cerita semacam ini dengan ending yang mirip sehingga mudah sekali menebak alur ceritanya.Oleh sebab itu saya bilang film ini klise meski memang tidak bisa dipungkiri juga kalau ada beberapa scene menegangkan yang berhasil dieksekusi dengan baik.,Endingnya juga kelihatan terlihat dibuat terburu buru hanya menggunakan narasi potongan koran dan kertas tanpa kesimpulan yang kuat

Bahas soal karakter memanglah bukan kekuatan utama film ini,malah kalau boleh yang dibilang paling buruk karena meski karakternya dikit tapi nyatanya tidak ada chemistry yang kuat antar karakter.Rasanya seperti melihat orang orang asing sedang bertahan hidup dan perlahan lahan mati.Sayang sekali opening yang langsung ke klimaks membuat cerita berjalan monoton dan para karakternya menjadi sangat hambar.Berbagai moment yang harusnya menggambarkan kedekatan tiap kru dan sisi emosional masing masing karakter menjadi hilang karena kita tak dapat character development yang pantas


Sinematografinya biasa saja dengan berbagai shaky cam serta peletakan kamera di tempat sempit sehingga menggambarkan visual yang membuat kita merasa claustrophobic.Penggunaan CGI yang berlebihan dan kadang kurang dipoles membuat visualnya susah untuk dinikmati maupun dikagumi.Soundtracknya lumayan dan cukup berhasil membangun scene menegangkan terlebih suara VFX yang menjadi kunci dalam membangun suspense dalam kegelapan cukup dibuat dengan baik

Overall film ini hanya mengulang film dengan genre yang sama namun beda cast,tidak ada hal yang baru untuk dinikmati selain kegelapan bawah laut meski memang film ini masih berhasil menghibur dan menegangkan di beberapa bagian sepanjang durasi filmnya.

SCORE : 60

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Cam (2018)

Campuran antara sci-fi dengan horror thriller yang memang memiliki premi menarik serta menghadirkan kritik sosial tentang sosial media. Namun plot dan narasinya yang berantakan malah membuat penonton pada akhirnya merasa tidak puas dan kecewa dengan film satu ini Kalau boleh jujur sebetulnya plot film ini ya biasa saja,premisnya sih memang menarik dan rasanya seperti film Unfriended atau Nerve gitu. Plotnya juga berjalan dengan cukup baik lewat twist yang sudah cukup disiapkan dengan matang. Masalahnya ada di eksekusinya sih,di satu sisi film ini berusaha mengangkat drama realita kehidupan sebagai girl cam dengan konflik percintaan dan keluarga yang memang tidak pernah berjalan mulus. Namun di satu sisi juga film ini berusaha untuk bisa memberikan sajian horror thriller yang memuaskan. Jadinya yah film ini malah kacau, inkonsisten kalau bisa dibilang. Saya pribadi tidak merasakan dimana letak horrornya, saya lebih menganggap film ini sebagai film drama satire tentang realita pengguna s...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.