Langsung ke konten utama

REVIEW : Guru-Guru Gokil (2020)

Crazy Awesome Teacher adalah film komedi terbaru di tahun pandemi ini yang sayangnya tidak memberikan nuansa atau pengalaman menonton yang menarik atau baru selain premisnya yang kocak namun pada akhirnya terasa linglung dan kurang yakin
 

Plot film ini harus diakui memang punya premis yang menarik pada awalnya,saya pikir film ini bakal memberikan nuansa komedi dalam dunia persekolahan khususnya di daerah daerah terpencil yang kadang susah mendapatkan dana pemerintah.Namun sayangnya film ini malah mengambil jalan yang salah.Alih alih fokus kepada genre drama-comedynya,film ini malah membawa cerita tentang pencurian uang yang sebetulnya bagi saya tidak ada untungnya untuk dimasukkan ke film ini selain hanya untuk membuat film ini semata-mata menjadi 'asik' atau seru karena ada adegan aksinya.Meski begitu untungnya film ini masih terbilang cukup menghibur dan bukan hanya menghibur tapi porsi drama romansa dan konflik ayah-anaknya juga cukup membuat film ini lebih berbobot meski kurang digarap dengan baik.Plotnya secara keseluruhan klise tapi saya suka dengan temanya dan komedi dalam dunia pendidikan ini harusnya bisa digali lebih dalam.

Bahas soal karakter nih akting Gading Marten memang menjadi pencuri perhatian di film ini bersama Asri Welas yang memang selalu memberikan kesan "receh" sepanjang film.Character development karakter Taat sebagai peran utama juga cukup baik,perjalanannya serta tekadnya terlihat jelas.Konflik dan chemistry ayah dan anak di film ini digambarkan dengan pas dan berhasil membawa suasana haru dan juga komedik.Sayangnya beberapa karakter di film ini kurang digarap dengan serius terutama untuk karakter Bu Rahayu dan Ipang yang terkesan pas pasan dan hanya menjadi karakter sampingan belaka.Romansa yang ingin dibawa juga gagal sehingga hanya membuat saya menjadi menggigil cringe sendiri melihatnya.Narasi film ini cukup oke,memang sih narasinya ini kebantu sama cerita crimenya sehingga asik juga ngeliat guru guru ini bertingkah layaknya detektif tapi yaa tetep aja gak nyambung muehehe


Nilai plus lainnya untuk film ini ada pada visualnya yang cerah meski kadang dibeberapa adegan ini terlalu warm jadinya terlalu kuning (kayak template hollywood kalau menggambarkan negara mexico atau india gituloh wkwkwk).Sinematografinya yang sering menggunakan long extreme shot untuk memberikan sajian visual indah pemandangan hamparan sawah sampai perkampungan yang asri ini membuat film komedi satu ini lebih berwarna dan cantik juga.Slow motion di adegan akhir film juga cukup keren meski terkesan sedikit cringe atau receh sih hehehe.Keluhan saya cuma satu yaitu ada pada adegan pohon tumbuh yang entah kenapa harus pake CGI wkwk,keliatan banget itu kurang mulus sih tapi yhaa saya maklumi deh.Soundtracknya juga asik,ketika waktunya komedi film ini bisa membawa lagu lagu yang kocak sehingga membuat suasana lebih humoris begitu juga ketika adegan kejar-kejaran menangkap pelaku yang cukup seru.

Overall film ini sebetulnya punya potensi yang kuat untuk membawa sisi komedik dan humoris nan kritis dalam dunia pendidikan Indonesia,namun sayangnya malah diubah menjadi film generic dan klise yang pada akhirnya hanya mengandalkan komedi jenaka, kekuatan castingnya,serta visual yang cukup keren.Masih oke kok untuk ditonton dikala waktu luang

SCORE : 65

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : Enola Holmes (2020)

Enola Holmes adalah film original Netflix ketiga yang rilis di bulan ini dan film ini memang sesuai kok dengan ekspektasi saya.Sebuah campuran atau kombinasi film Deadpool dan Sherlock Holmes yang penuh misteri dan teka-teki detektif nan asik dan juga menghibur. Plot yang dibawa mungkin bisa dibilang unik namun di satu sisi juga biasa aja.Unik karena film ini mengexplore karakter wanita dalam "dunia" Sherlock Holmes sesuatu yang belum pernah saya lihat dalam medium film.Memang sih di film ini masih ada Sherlock Holmes itu sendiri tapi film ini berfokus kepada karakter wanita,Enola Holmes yang membuat film ini punya premis menarik dan terbilang segar.Biasa saja karena yah jatuhnya ajdi seperti film film detektif atau film yang berisi karakter "Holmes" pada umumnya.Saya pribadi sekitar pertengahan film sudah bisa menebak alur film ini dan endingnnya juga tidak terlalu "wow" banget (subjektif sih ini).Saya pribadi kurang srek sama subplot di film ini yang han...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.