Langsung ke konten utama

REVIEW : Host (2020)

Host bisa dibilang adalah sebuah film indie dan low budget yang menggunakan formula film horror Unfriended dengan visual Video Conferencenya.Dengan tampilan yang sama tadi apakah Host bisa menawarkan sesuatu yang baru? atau hanya menjiplak kegagalan film sejenisnya??


Review kali ini mungkin akan pendek karena durasi filmnya juga gak sampai satu jam.Plot film ini klise banget,saya pribadi tidak menemukan sesuatu yang menarik atau baru dari film ini.Cerita horror tentang ritual pemanggilan arwah yang gone wrong itu udah banyak banget dipakai di berbagai film.Yang membedakan adalah story telling atau eksekusi filmnya,apakah menakutkan?? Sadly,yes.Film ini memang menakutkan dan benar benar membuat saya takut terlebih di paruh ketiga film ini berjalan.Memang ada jumpscare murahan yang dipakai di film ini tapi ada beberapa adegan kreatif yang dipakai dalam memberikan rasa horror tersebut lewat background maupun kejadian sekilas yang efektif dalam membuat para penonton ketakutan.Mix feeling sih soal film ini,ceritanya memang biasa aja dan klise tapi sebagai film horror ya film ini bekerja dengan sangat baik dalam meneror para penonton

Karakter film ini yaaa biasaa juga,datar lebih tepatnya.Durasi yang pendek membuat para karakter di film ini memang lemah dan mudah dilupakan.Oke mungkin chemistry antara karakter Haley dan cukup membuat film ini setidaknya punya rasa atau karakter yang kalau mati bisa membuat para penonton merasa kasihan atau iba.Yang lainnya??? Yah saya pribadi sih tidak peduli dengan karakter lainnya,ada kok film horror bagus yang bisa membuat para penonton menjadi ikut merasakan ketakutan yang dialami.Narasi film ini sih biasa aja,kendala yang mengusik saya dikala menonton adalah hantu atau 'entitas' yang mengganggu para karakter di film ini tidak pernah dijelaskan dan cuma "oh ini iblis,dia jahat" udah gitu aja tanpa memberikan penjelasan apa itu atau mungkin arwah seseorang yang pernah disakiti oleh salah satu karakter di film bakal lebih masuk akal
Visual film ini juga biasa banget,yah dengan tema film yang memang menggunakan Video Conference (Zoom,Skype,etc) sebagai media pengantarnya saya gak bisa berharap banyak.Feelnya mirip mirip film found footage dengan visual "kasar" dan kamera seadanya.Meskipun film ini dibuat saat pandemi dengan budget yang minim,film ini cukup memberikan kesan yang serius dan tidak murahan.Ada beberapa penggunaan CGI atau wire work yang cukup rapih dan menyeramkan.Soundtrack filmnyaa kayaknya gak ada deh,film ini beneran fokus kepada sound vfx langsung tanpa sajian scoring tambahan.Bagus sebetulnya karena disaat adegan menyeramkan muncul kita tidak terganggu sama lagu lagu berisik atau dibuat kaget dengan lagu tapi lebih ke situasinya langung dan memang sound design film ini cukup baik.

Overall film ini mungkin tergolong overrated bagi saya.Skor yang tinggi di situs tomat busuk membuat saya berekspektasi tinggi tapi nyatanya tidak ada sesuatu yang baru atau menarik yang ditawarkan oleh film ini.Meskipun begitu film ini memang sukses kok sebagai sebuah film horror yang menyeramkan namun... kurang berhasil sebagai sebuah "film" yang solid secara keseluruhan

SCORE : 70++

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW : The Boys Season 1 (2019)

TV-Series ini menjadi angin segar untuk mereka yang bosan dengan template "superhero" yang generic dengan menghadirkan tontonan menarik lewat premisnya yang sudah jelas bukan hanya sekedar superhero komikal,tapi lebih ke pendekatan yang realistis. Saya sangat suka premis TV-Series ini,meski diangkat dari komik yang terbilang asing tapi Series ini tetap memberikan feel superhero yang mirip mirip seperti tontonan superhero kebanyakan namun tetap setia pada sumbernya.Ibaratnya seperti konflik yang ada di film BvS  : Dawn of Justice namun lebih sadis dan komedik.Melihat dunia dimana Superhero dipuja dan mereka yang hanya orang biasa cuma bisa iya iya saja terhadap kekuatan mereka menjadi daya tarik utama series ini,tragis juga melihat bagaimana Superhero dijadikan alat untuk berbisnis.The Boys ini menjadi simbol perlawanan yang meskipun terdengar klise  tapi  unsur pemerintah seperti militer ikut  dimasukkan ke series ini,nilai plus lagi meski kurang diexplore lebih dala...
Copyright © Cinegraphy. All rights reserved.